Pendidikan Bahasa Lampung Unila Gelar Kuliah Tamu: Nilai Cepala dan Pelestarian Budaya Sebagai pedoman sikap dan perilaku.
Claresta Puja Amadea


Sumber Gambar: Sekubal Unila
ukmrakanila.com (22/06/2026) — Program Studi Pendidikan Bahasa Lampung (PBL), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung, menggelar kuliah tamu bertema “Nilai-Nilai Cepala dalam Pembentukan Sikap-Laku” pada Kamis, 18 Juni 2026, di Aula C FKIP Unila. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.00-11.30 WIB,dengan menghadirkan narasumber profesional di bidangnya, yaitu Suttan Dermawan,serta Drs. Iqbal Hilal, M.pd. sebagai moderator dalam acara tersebut.
Kuliah tamu tersebut diikuti hampir 100 peserta, khususnya mahasiswa Pendidikan Bahasa Lampung angkatan tahun 2024, sebagai bagian dari pertemuan penutup mata kuliah Kitab Kuntara.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai nilai-nilai Cepala, yang terkandung dalam Kitab Kuntara. Hal ini sekaligus mendukung upaya pelestarian warisan budaya Lampung. Menurut penyelenggara, mahasiswa Pendidikan Bahasa Lampung memiliki keterkaitan yang erat dengan kajian budaya dan bahasa daerah. Sehingga, pemahaman terhadap nilai-nilai Cepala dinilai penting untuk dibekali sejak masa perkuliahan. Selain diwajibkan bagi mahasiswa angkatan 2024, kegiatan ini juga terbuka bagi mahasiswa angkatan lain dan masyarakat umum yang memiliki minat terhadap kajian budaya Lampung.
Pemilihan Suttan Dermawan sebagai narasumber didasarkan pada pengalamannya dalam mengkaji Kitab Kuntara serta nilai-nilai Cepala yang masih relevan dalam kehidupan masyarakat Lampung hingga saat ini. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa sejumlah nilai Cepala masih diterapkan dalam kehidupan adat masyarakat dan dapat berjalan selaras dengan ketentuan hukum negara. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari perhatian peserta saat mengikuti materi serta banyaknya mahasiswa yang mengajukan pertanyaan hingga sesi diskusi diperpanjang menjadi dua sesi meskipun waktu acara hampir berakhir.
Salah satu dosen yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, bapak M. Ramdhan Fathin Al-Farabi, M.Li., menekankan pentingnya pelestarian bahasa dan budaya Lampung di tengah perubahan sosial yang terjadi pada generasi muda. “Penting karena adanya pergeseran budaya dan bahasa pada generasi muda Lampung. Banyak yang lebih dominan menggunakan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari. Oleh karena itu, warisan budaya dan bahasa Lampung perlu terus diperkenalkan dan dilestarikan, terutama kepada pemuda di Lampung,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan menjangkau peserta yang lebih luas agar upaya pelestarian budaya Lampung semakin berkembang dari waktu ke waktu
Penulis: Claresta Puja Amadea
Penyunting: Apriana
Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Graha Kemahasiswaan Baru lantai 3 Universitas Lampung, bandar lampung
Contacts
rakanila107@gmail.com
whatsapp +62 858-4063-8565 (Nadia)
