Mahasiswa Pendidikan Tari Unila Angkat Realitas Sosial di Lingkungan Gym Melalui P R O . S E S

Azzahra Nuraqilla

6/26/20261 min read

Sumber Gambar: Dokumentasi Pribadi

ukmrakanila.com (24/6/2026) — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tari Angkatan 2023 FKIP Universitas Lampung (Unila) menggelar pementasan karya koreografi lingkungan bertajuk “P R O . S E S” kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026 Pukul 15.30 di Ruang Gym FKIP Unila. Karya ini menjadi bagian dari Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Koreografi Non-Tradisi yang mengangkat fenomena sosial di lingkungan kebugaran sebagai inspirasi utama pertunjukan.

Salah satu koreografer pementasan tersebut Qonita Aulia Putri, menjelaskan bahwa ide pertunjukan lahir dari pengamatan terhadap tren aktivitas di pusat kebugaran yang kini banyak diminati generasi muda. Menurutnya, terdapat perbedaan perilaku antara individu yang berolahraga untuk menjaga kesehatan dengan mereka yang hanya mengikuti tren atau fenomena Fear of Missing Out (FOMO).

“Kami mengangkat gym sebagai konsep karya karena melihat fenomena yang sangat dekat dengan kehidupan saat ini. Ada perbedaan perilaku antara orang yang benar-benar berproses untuk mencapai kebugaran dengan mereka yang hanya ingin terlihat tidak ketinggalan zaman,” ujar Qonita.

Ia menambahkan, judul “P R O . S E S” memiliki makna simbolis yang menggambarkan perjalanan seseorang dalam mencapai tujuan.

“Spasi yang lebar di antara setiap huruf melambangkan waktu, kesabaran, dan konsistensi. Sementara tanda titik di tengah membagi kata menjadi ‘PRO’ dan ‘SES’ sebagai bentuk kritik terhadap pola pikir yang menginginkan hasil instan,” jelasnya.

Dalam proses penciptaannya, tim koreografer melakukan observasi terhadap aktivitas di lingkungan gym, kemudian menerjemahkannya ke dalam eksplorasi gerak dan penyusunan koreografi. Proses produksi juga melibatkan dosen pengampu, penari, tim produksi, sponsor, serta media partner yang mendukung terselenggaranya pementasan tersebut.

Melalui karya ini, para mahasiswa berharap penonton dapat memahami pentingnya menghargai proses dalam mencapai tujuan.

“Jika kita menghendaki sesuatu, maka kejarlah dengan kesabaran, waktu, dan konsistensi. Jangan hanya menginginkan hasil instan, tetapi berusahalah dan tetap konsisten dengan proses yang dijalani,” tutup Qonita.

Penulis: Azzahra Nuraqilla

Penyunting: Apriana

Address

Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Graha Kemahasiswaan Baru lantai 3 Universitas Lampung, bandar lampung

Contacts

rakanila107@gmail.com
whatsapp +62 858-4063-8565 (Nadia)